Selasa, 24 Mei 2011

Sejarah Matematika

Cabang pengkajian yang dikenal sebagai Sejarah Matematika adalah penyelidikan terhadap asal mula penemuan di dalam matematika dan sedikit perluasannya, penyelidikan terhadap metode dan notasi matematika di masa silam.
Sebelum zaman modern dan penyebaran ilmu pengetahuan ke seluruh dunia, contoh-contoh tertulis dari pengembangan matematika telah mengalami kemilau hanya di beberapa tempat. Tulisan matematika terkuno yang telah ditemukan adalah Plimpton 322 (matematika Babiloniasekitar 1900 SM), 
- Lembaran Matematika Rhind (Matematika Mesir sekitar 2000-1800 SM)
- Lembaran Matematika Moskwa (matematika Mesir sekitar 1890 SM). Semua tulisan itu membahas teorema yang umum dikenal sebagai teorema Pythagoras, yang tampaknya menjadi pengembangan matematika tertua dan paling tersebar luas setelah aritmetika dasar dan geometri.
Sumbangan matematikawan Yunani memurnikan metode-metode (khususnya melalui pengenalan penalaran deduktif dan kekakuan matematika di dalam pembuktian matematika) dan perluasan pokok bahasan matematika.
- Kata "matematika" itu sendiri diturunkan dari kata Yunani kuno,μάθημα (mathema), yang berarti "mata pelajaran".
- Matematika Cina membuat sumbangan dini, termasuk notasi posisional. Sistem bilangan Hindu-Arab dan aturan penggunaan operasinya, digunakan hingga kini, mungkin dikembangakan melalui kuliah pada milenium pertama Masehi di dalam matematika India dan telah diteruskan ke Barat melalui matematika Islam.
- Matematika Islam, pada gilirannya, mengembangkan dan memperluas pengetahuan matematika ke peradaban ini.
-  Banyak naskah berbahasa Yunani dan Arab tentang matematika kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Latin, yang mengarah pada pengembangan matematika lebih jauh lagi di Zaman Pertengahan Eropa.
Dari zaman kuno melalui Zaman Pertengahan, ledakan kreativitas matematika seringkali diikuti oleh abad-abad kemandekan. Bermula pada abad Renaisans Italia pada abad ke-16, pengembangan matematika baru, berinteraksi dengan penemuan ilmiah baru, dibuat pada pertumbuhan eksponensial yang berlanjut hingga kini.

Minggu, 10 April 2011

evolusi dalam diri sendiri

Evolusi (dalam kajian biologi) berarti perubahan pada sifat-sifat terwariskan suatu populasi organisme dari satu generasi ke generasi berikutnya. Perubahan-perubahan ini disebabkan oleh kombinasi tiga proses utama: variasi, reproduksi, dan seleksi. Sifat-sifat yang menjadi dasar evolusi ini dibawa oleh gen yang diwariskan kepada keturunan suatu makhluk hidup dan menjadi bervariasi dalam suatu populasi. Ketika organisme bereproduksi, keturunannya akan mempunyai sifat-sifat yang baru. Sifat baru dapat diperoleh dari perubahan gen akibat mutasi ataupun transfer gen antar populasi dan antar spesies. Pada spesies yang bereproduksi secara seksual, kombinasi gen yang baru juga dihasilkan oleh rekombinasi genetika, yang dapat meningkatkan variasi antara organisme. Evolusi terjadi ketika perbedaan-perbedaan terwariskan ini menjadi lebih umum atau langka dalam suatu populasi.




Pada dalam diri saya juga terdapat evolusi yang sangat menonjol. Dari saya lahir hingga seperti ini. Sebelum saya menjadi seperti saat ini saya merasakan berada dalam kandungan,bayi,balita,anak-anak,remaja,hingga dewasa seperti ini. Oleh sebab itu saya pun juga merasakan evolusi yang sangat signifikan. Setelah saya lahir ke muka bumi ini saya merasa dari sifat,bentuk tubuh,wajah dan lain-lainnya merasakan adanya perasamaan dengan orang tua saya. Karena gen yang ada dalam tubuh saya ada dari ayah dan ibu saya. Tetapi ada juga orang yang tidak hampir serupa dengan orang tuanya karena itu tergantung dari gen yang ada dalam dirinya tersebut. Evolusi yang sudah terjadi pada diri saya sangat panjang. Maka dari itu selain pertumbuhan yang terjadi apa yang ada pada diri saya saat ini ada kesamaanya dengan gen yang terdapat pada orang tua saya.

ekologi (pelestarian lingkungan hidup)


Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Berasal dari kata Yunani oikos ("habitat") dan logos ("ilmu"). Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Banyak sekali cara yang dapat kita lakukan untuk melestarikan bumi yang kita tinggal ini. Cara yang paling mudah adalah dengan cara jangan merusak alam yang telah diberikan oleh Tuhan. karena dialah yang telah membuat ini semua terjadi.

Hingga detik ini sudah banyak sekali macam cara yang dilakukan masyarakat untuk melakukan pelestarian lingkungan hidup. Dari hal yang terkecil hingga terbesar. Sebagai contoh yang sering dilakukan adalah penanaman pohon dimana-mana. Karena sekarang keadaan bumi sudah sangat memperhatinkan. Cuaca yang sangat ekstrem sudah banyak kita jumpai saat ini. Maka dari itu terjadilah global warming.

Pemanasan global ini juga diakibatkan karena banyaknya penebangan pohon secara liar,limbah pabrik melalui udara,polusi yang banyak diakibatkan oleh kendaraan bermotor,efek rumah kaca dan lain-lainnya.
Oleh sebab itu lapisan atmosfer kita makin lama makin menipis. Karena itu pancaran matahari bisa langsung cepat mengenai bumi kita ini. Akibatnya cuaca di bumi mencapai suhu yang sangat tinggi. Panas yang sangat menyengat dan mengakibatkan panas yang cukup membuat tidak nyaman kita untuk berada di luar rumah. Maka dari itu kita sebagai penerus dari muka bumi ini,marilah kita bergotong royong untuk bisa melestarikan bumi ini. Sungguh disayangkan jika bumi yang indah ini dirusak oleh penghuninya sendiri.



Jumat, 11 Maret 2011

CIELO

Cielo atau Surga dalam bahasa Itali. Dalam tugas ini saya akan memberikan nama Bumi adalah Cielo yang dalam bahasa Itali adalah Surga. Mengapa saya memberikan nama Cielo atau Surga ? Karena surga bisa dikatakan dengan tempat yang indah. Surga atau kadang dibaca sorga adalah sebuah tempat di alam akhirat yang dipercaya oleh para penganut beberapa agama sebagai lokasi berkumpulnya roh-roh manusia yang semasa hidup di dunia berbuat kebajikan sesuai ajaran agamanya. Dan bumi adalah pusat orbit dari seluruh sistem tata cahaya Alam semesta raya. Bukan matahari. Realita cahaya matahari itu adalah cahaya mata hati manusia yang menerangi akal pikirannya. Menerangi gerak raga sehingga menjadi refleksi energi yang berwujud cahaya di atas langit yang kosong dan gelap. Maka dari itu surga dan bumi ada kaitannya yang sangat erat.












Cielo atau surga adalah termpat yang sangat diimpikan oleh setiap makhluk hidup yang sudah meninggalkan dunia ini. Dan dalam keyakinan setiap agama masing-masing juga surga itu adalah tempat yang paling indah lebih indah daripada bumi. Maka dari itu bumi juga bisa katakan indah karena segala sesuatu yang kita inginkan dikala kita masih hidup yaitu ada di dunia atau dimuka bumi ini. Apapun yang kita cari bisa kita dapatkan dibumi. Oleh sebab itu saya ingin memberikan nama bumi yang lainnya adalah Cielo karena antara bumi dan surga ada kaitannya. Jika bumi tempat dimana kita bisa mendapatkan apa saja yang kita inginkan disaat kita hidup. Jika surga tempat dimana kita mendapatkan apa saja yang kita inginkan disaat kita sudah wafat atau mati.

Selasa, 08 Maret 2011

Alam semesta (Matahari)

Matahari atau juga disebut Surya (dari nama Dewa "Surya" - Dewa Matahari dalam kepercayaan Hindu) adalah bintang terdekat dengan Bumi dengan jarak rata-rata 149.680.000 kilometer (93.026.724 mil). Matahari adalah suatu bola gas yang pijar dan ternyata tidak berbentuk bulat betul. Matahari mempunyai katulistiwa dan kutub karena gerak rotasinya. Matahari juga adalah sumber dari kehidupan manusia dan matahari juga merupakan pusat sumber tenaga di lingkungan tata surya yang ada dimuka bumi ini. Matahari disebut-sebut terbentuk pada 4,6 milyar tahun yang lalu. Material dari matahari terbentuk dari ledakan bintang generasi pertama seperti yang diyakini oleh para ilmuwan dahulu kala, bahwasanya alam semesta ini terbentuk oleh ledakan big bang sekitar 14.000 juta tahun yang lalu. Maka dari itu terbentuknya Matahari dari jaman dahulu kala hingga saat ini.












Selain awalnya sumber dari kehidupan Matahari juga bisa disebut sebagai Tata surya yang paling menonjol dari semua tata surya yang ada dimuka bumi ini. Karena Matahari lebih besar kepadatan massanya 1,41 berbanding massa air. Maka dari itu kehidupan didunia ini juga sangat tergantung pada adanya matahari. Gaya tarik matahari kira-kira 30 kali lebih besar dari gaya tarik bumi. Cahaya matahari menempuh masa 8 menit untuk sampai ke Bumi dan cahaya matahari yang terang ini dapat mengakibatkan siapapun yang memandang terus kepada matahari tersebut akan menjadi buta karena pancaran sinarnya yang sangat dahsyat tersebut. Maka dari itu disarankan jika ada matahari yang sangat terik pancaran sinarnya mata kita jangan terlalu langsung melihat matahari tersebut karena akan mengakibatkan kebutaan .Dan fungsi organ penglihatan kita juga akan terganggu dan akan mengakibatkan kebutaan secara permanen. Oleh dari itu jarak pandang kita terhadap matahari langsung harus diberi jarang agar tidak terjadi kontak langsung yang akan mengakibatkan salah satu organ kita mengalami kerusakan.

Senin, 21 Februari 2011

Metode Ilmiah

Definisi metode ilmiah adalah : Suatu cara atau suatu pengejaran terhadap kebenaran yang diatur oleh pertimbangan-pertimbangan yang logis. Karena pengerjannya berdasarkan dengan fakta yang terjadi maka dari itu metode ilmiah sangat banyak digunakan oleh para peneliti atau ahli untuk menemukan apa yang ingin dicari atau yang belum ditemukan tersebut. Karena ideal suatu metode ilmiah dari ilmu yang telah didapat adalah untuk memperoleh interelasi yang sistematis dari fakta-fakta, maka metode ilmiah berkehendak untuk mencari jawaban tentang fakta-fakta dengan menggunakan pendekatan kesangsian sistematis dan logis.



Langkah-langkah metode ilmiah :
  • Masalah : Berawal dari adanya masalah yang dapat digali dari sumber empiris dan teoretis, sebagai suatu aktivitas pendahuluan.
  • Rumusan masalah : Masalah yang ditemukan dalam sebuah rumusan masalah, dan umumnya rumusan masalah disusun dalam bentuk pertanyaan.
  • Hipotesis : Masalah yang dirumuskan relevan dengan hipotesis yang diajukan. Hipotesis digali dari penelusuran referensi teoretis dan mengkaji hasil-hasil penelitian sebelumnya.
  • Pendekatan penelitian : Untuk menguji hipotesis maka peneliti memilih metode/strategi/pendekatan/desain penelitian yang sesuai.
  •  Menyusun penelitian : Langkah setelah menentukan metode/strategi pendekatan, maka peneliti merancang penelitian sebagai alat pengumpulan data, misalnya angket, wawancara, atau observasi, dan melakukan pengujian validitas dan reliabilitas instrumen agar instrumen memang tepat dan layak untuk mengukur variabel penelitian.
  • Mengumpulkan dan menganalisis data : Data penelitian dikumpulkan dengan dilakukan pengolahan dan analisis data dengan menggunakan alat-alat uji statistik yang relevan dengan tujuan penelitian atau pengujian secara kualitatif.
  • Simpulan : Langkah terakhir membuat simpulan dari data yang telah dianalisis. Melalui kesimpulan maka akan terjawab rumusan masalah dan hipotesis yang diajukan dapat dibuktikan kebenarannya.
Perbedaan metode ilmiah dengan bidang lainnya adalah : Karena metode ini sangatlah ampuh untuk menemukan apa yang ingin kita ketahui secara fakta dan jelas untuk ditemukan.


Selasa, 15 Februari 2011

Manusia dengan rasa ingin tahu yang berisikan pengetahun

Manusia adalah Homo Sapiens yang diartikan dalam bahasa Latin. Berbagai macam manusia yang ada dimuka bumi ini adalah sejenis makhluk yang diciptakan oleh Tuhan yang Maha Esa .Yang memiliki berbagai ciri khas tersendiri. Tetapi hal yang sangat menonjol pada diri manusia yaitu mempunyai akal pikiran yang hanya terdapat dalam diri manusia itu sendiri.

Dalam diri manusia juga selain mempunyai akal pikiran, manusia juga memiliki berbagai macam cara non ilmiah yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari yaitu :

1. Akal Sehat
Akal sehat dan ilmu adalah dua hal yang berbeda sekalipun dalam batas tertentu keduanya mengandung persamaan.


2. Intuisi
Dalam pendekatan intuitif orang menentukan "pendapat" mengenai sesuatu berdasar atas "pengetahuan" yang langsung atau didapat dengan cepat melalui proses yang tak disadari atau yang tidak dipikirkan lebih dahulu.


3. Penemuan coba-coba atau Kebetulan
Sepanjang sejarah manusia, penemuan secara kebetulan itu banyak terjadi, dan banyak di antaranya yang sangat berguna. Penemuan secara kebetulan diperoleh tanpa rencana, tidak pasti, serta tidak melalui langkah-langkah yang sistematik dan terkendali (terkontrol).


4. Pendapat Otoritas Imiah dan Pikiran Kritis
Otoritas ilmiah adalah orang-orang biasanya telah menempuh pendidikan formal tertinggi dalam sesuatu bidang cukup banyak. Pendapat mereka sering diterima orang tanpa diuji, karena dipandang benar. Namun pendapat otoritas ilmiah itu tidak selamanya benar. Ada kalanya, atau bahkan sering, pendapat mereka itu ternyata tidak benar. karena pendapat tersebut tidak didasarkan pada penelitian, melainkan hanya didasarkan atas pemikiran logis.


Rasa ingin tahu manusia juga tergolomg sangat banyak sebagai contohnya manusia sangat ingin mengetahui bagaimana caranya memiliki banyak teman, maka dari itu setiap manusia memiliki caranya tersendiri untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya untuk bisa mempunyai banyak teman.

Pengetahuan adalah sebagai gejala yang ditemui dan diperoleh manusia melalui pengamatan akal. Pengetahuan muncul ketika seseorang menggunakan akal budinya untuk mengenali benda atau kejadian tertentu yang belum pernah dilihat atau dirasakan sebelumnya. Rasa ingin tahu manusia dan pengetahuan manusia hampir sama katena memiliki sesuatu rasa yang ingin dicari dari diri munusia tersebut. maka dari itu kita sebagai manusia harus memiliki rasa ingin tahu yang banyak untuk mendapatkan pengetahuan yang akan kita cari atau terima.